Konflik Akibat IUP Serampangan

oleh: Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si. Anggota DPD RI 2024–2029 Konflik lahan akibat kebijakan negara terus berulang. Data Konsorsium Pokok Agraria menunjukkan bahwa konflik lahan pada 2025 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Sedikitnya terjadi 341 letusan konflik agraria seluas 914.574,963 hektare, yang berdampak pada 123.612 keluarga di 428 desa di Indonesia (Catatan Akhir Tahun … Lanjutkan membaca Konflik Akibat IUP Serampangan

PRAKTIK SERONG “BANTUAN PEMERINTAH”

oleh: Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si. Anggota DPD RI 2024–2029 ‘Bantuan Pemerintah’. Frasa yang tidak asing di mata dan telinga kita. Frasa ‘Bantuan Pemerintah’ biasanya tersemat di program-program pemerintah misalnya paket sembako, uang tunai, bus sekolah, bangunan rumah, dan yang mereka sebut ‘bantuan-bantuan pemerintah’ lainnya. Sekilas frasa ini tampak normal dan tak ada yang … Lanjutkan membaca PRAKTIK SERONG “BANTUAN PEMERINTAH”

Hilirisasi Sektor Hijau dan Biru Berbasis Komunitas Warga

oleh: Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si. Anggota DPD RI 2024–2029 INDONESIA dibuat gempar dengan Maluku Utara belakangan ini. Dalam banyak hal. Misalnya angka pertumbuhan ekonomi (triwulan II) 2025 yang fantastis. Bukan main-main, berdasarkan data BPS, Maluku Utara adalah provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia—skornya mencapai 32,09%. Pertanyaannya, apakah angka (kuantitatif) yang tinggi ini linier … Lanjutkan membaca Hilirisasi Sektor Hijau dan Biru Berbasis Komunitas Warga

JEDA TAMBANG, KEMBANGKAN ALTERNATIF

BELAKANGAN ini Maluku Utara kembali ramai diperbincangkan, baik lokal maupun nasional. Isu sentralnya seputar aktivitas pertambangan yang bergeliat di daerah ini. Kita pun digiring pada kutub ekstrem: pro sepenuhnya atau kontra sepenuhnya. Poin plus dari aktivitas pertambangan memang tidak bisa diabaikan begitu saja, namun tentu ini bukan pilihan untuk jangka panjang karena sifat destruksi atasnya. … Lanjutkan membaca JEDA TAMBANG, KEMBANGKAN ALTERNATIF

Keterwakilan Timur dalam Pemerintahan

INDONESIA akan menyongsong agenda besar dalam masa pemerintahan Prabowo ke depan. Masih dalam ingatan, Presiden Republik Indonesia ke-8 (melalui pidato pelantikan 20/10) dengan tegas dan tak gentar mengatakan bahwa Indonesia akan swasembada pangan dan energi serta hilirisasi semua komoditas yang dimiliki. Peran para perpanjangan tangan Presiden (baca: menteri) sangat krusial dalam mendukung pencapaian agenda ini. … Lanjutkan membaca Keterwakilan Timur dalam Pemerintahan

Sudahi Manual, Waktunya Rekapitulasi Elektronik

PEMILIHAN Umum Legislatif (Pileg) menyisakan beragam catatan merah. Dari banyaknya pemberitaaan mengenai laporan dan pengalaman warga berkenaan dengan kecurangan Pemilu—sebelum dan setelah Hari Pencoblosan (14 Februari 2024)—tentu naif jika beranggapan Pemilu kita baik-baik saja. Sistem rekapitulasi manual turut menyumbang polemik. Cukup merugikan, karena atasnya, banyak tersimpan keraguan terhadap proses dan hasil Pemilu. Adaptasi menuju sistem … Lanjutkan membaca Sudahi Manual, Waktunya Rekapitulasi Elektronik

Urgensi Politik Gagasan Pada PILKADA 2024

SALAH pilih, menyesal kemudian. Memilih kepala daerah berarti menitipkan arah pembangunan daerah ke depan, yang juga menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk kita. Kualitas adalah nomor satu. Utamanya, gagasan dan agenda kerja bukan politik transaksional dan politisasi identitas. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 adalah momentum untuk koreksi dan perbaikan. Tentukan ke mana daerah kita akan … Lanjutkan membaca Urgensi Politik Gagasan Pada PILKADA 2024

Pertanian Masa Depan Maluku Utara

“SEHARI-hari tong (kita) kerja bakobong (berkebun) sebagai petani kopra (kelapa). Kobong so ada dari orangtua zaman dulu, toh. Puji Tuhan dengan hasil kopra selama ini so (sudah) bisa kase kuliah (kuliahi) saya pe (punya) tiga (3) anak di Ternate,” ucap seorang Ibu dari Desa Sopi Majiko, Morotai.  Selain perikanan, “emas” Maluku Utara memang pertanian/perkebunan. Yang … Lanjutkan membaca Pertanian Masa Depan Maluku Utara

Politisi “Nakal”, Politisasi Natal

NATAL adalah momen agung yang dinantikan oleh seluruh umat Nasrani. Tak terkecuali para kandidat/politisi “nakal”. Mata mereka seolah berbinar melihat banyak massa berkumpul. Sayang dilewatkan jika tidak memanfaatkannya untuk kampanye. Politisasi mimbar gereja pada momen Natal pun tak terhindarkan. Sikap ini tentu keliru karena mengkhianati keduanya: agama dan politik. Kesakralan Natal dibatalkan dan esensi kampanye—yakni … Lanjutkan membaca Politisi “Nakal”, Politisasi Natal