JAGA JARAK USAI PILKADA

PILKADA telah usai. Putusan Mahkamah Konstitusi telah diambil. Waktunya kita sebagai warga negara, yang bukan lagi pemilih, menjaga jarak dengan kekuasaan. Kembangkan sikap kritis (oposisi) bagi mereka yang terpilih. Beberapa KPU Kabupaten di Maluku Utara telah menetapkan pemenang Pilkada setelah menerima putusan sengketa dari MK. Mereka akan segera dilantik untuk bekerja sebagai pejabat publik. Mereka … Lanjutkan membaca JAGA JARAK USAI PILKADA

JANGAN ADA “YUNI” LAINNYA

KASUS narkoba yang melibatkan oknum penegak hukum, seperti Polisi, adalah aib yang seharusnya tidak pernah terjadi. Kasus teranyar adalah Kompol Yuni Purwanti. Keterlibatan oknum polisi jelas-jelas menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan merusak citra yang belakangan sedang dibangun oleh institusi tersebut. Setidaknya, tindakan preventif melalui tes urine secara rutin di internal Polri ini … Lanjutkan membaca JANGAN ADA “YUNI” LAINNYA

POLEMIK UU PEMILU: ANTARA KEPENTINGAN WARGA DAN ELITE

MAU revisi atau tidak, basis argumen revisi Undang-Undang Pemilu haruslah kepentingan publik, bukan kepentingan sempit lainnya. Terlalu dangkal apabila polemik revisi didasari atas kalkulasi kepentingan sempit elite dan partai politik semata. Bahkan, tidak etis sebab pemilu telah mengorbankan banyak nyawa penyelenggara. Karena itu, setidaknya ada dua kepentingan mendasar yang harus menjadi konsen elite parpol dalam … Lanjutkan membaca POLEMIK UU PEMILU: ANTARA KEPENTINGAN WARGA DAN ELITE

KEPUASAN SEMU?

FAKTANYA, baik pada aspek ekonomi maupun kesehatan, Indonesia sungguh terpukul. Ekonomi kita, pada 2020 hanya tiga sektor yang mengalami pertumbuhan, yakni pengadaan air, telekomunikasi, dan pertanian. Sektor lainnya mengalami penurunan tajam, bahkan minus. Artinya, aktivitas ekonomi rakyat Indonesia tidak berjalan, bahkan hampir mendekati lumpuh. Pada aspek kesehatan, kita lebih berkesusahan lagi. Penyebaran Covid-19 begitu sedemikian … Lanjutkan membaca KEPUASAN SEMU?

SAWAH YANG GAGAL

SEJAK awal program dimunculkan oleh pemerintah, sikap sinis publik khususnya kalangan pemerhati pertanian santer terdengar. Mereka menilai program ini adalah proyek ambisius yang tidak realistis. Anggapan miring atas proyek itu sangat beralasan. Pertama, orientasi pengembangan pangan kita tidak melulu harus berbasis sawah atau aktivitas pertanian padi. Karena, sumber makanan warga Indonesia beragam, dan beras untuk … Lanjutkan membaca SAWAH YANG GAGAL

RASISME DAN KESADARAN KOLEKTIF KITA

NATALIUS Pigai, eks Komisioner Komnas HAM asal Papua diberondong ujaran rasis sejumlah pihak belakangan ini. Oleh politisi Hanura cum Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Ma’ruf (Projamin), Ambroncius Nababan, ia dikatai, “Edodoeee Pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies. Sa setuju pace.” Dalam kicauan lainnya, Yusuf Leonard Henuk, dosen Universitas Sumatera … Lanjutkan membaca RASISME DAN KESADARAN KOLEKTIF KITA

KESEHATAN ITU MINIMAL

SELAIN pendidikan dasar dan infrastruktur dasar, layanan kesehatan dasar merupakan hak minimal dari warga negara. Di mana ada hak warga, di sana ada kewajiban negara untuk memenuhinya. Ini merupakan wujud nyata kehadiran negara secara minimal. Bahwa menyediakan pelayanan kesehatan bermutu bagi warganya merupakan kewajiban minimal dari negara. Tentu, kewajiban di bidang kesehatan itu harus bisa … Lanjutkan membaca KESEHATAN ITU MINIMAL